AkrobaTIK #2

Menjalin Kolaborasi dengan Bidang PTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman

Hari ini saya menghadap Ibu Dra. Tuarini, M.Pd., Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Tujuan saya bertemu beliau adalah untuk menjalin kolaborasi strategis sebagai bagian dari peran saya sebagai Sahabat Teknologi DIY dan Co-Kapten Belajar.id. Harapannya, saya bisa berkontribusi dalam pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan (PTK) di Kabupaten Sleman ke depannya.

Dalam pertemuan ini, saya mencoba mengimplementasikan teori yang saya dapatkan di modul 10 PembaTIK Level 4, yaitu komunikasi interpersonal serta negosiasi dan diplomasi dengan stakeholder.

Seperti biasa, saya sudah menyiapkan berbagai poin penting yang akan dibahas, mulai dari peluang kolaborasi, hingga bagaimana platform Belajar.id dapat menjadi kendaraan untuk meningkatkan keterampilan digital dan inovasi di kalangan para guru. Sejak awal, saya memang memiliki visi besar untuk menjadikan teknologi sebagai jembatan dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, efisien, dan tentunya, relevan dengan kebutuhan zaman.

Ketika saya tiba di kantor Dinas Pendidikan Sleman, suasana langsung terasa ramah dan terbuka. Begitu bertemu dengan Ibu Tuarini, saya langsung merasakan semangat beliau dalam mendukung pengembangan kompetensi PTK. Dengan gaya bicara yang halus dan hangat, beliau menyambut saya dengan penuh antusias.

Setelah obrolan pembuka singkat, saya mulai menjelaskan latar belakang saya sebagai Sahabat Teknologi DIY dan peran saya sebagai Co-Kapten Belajar.id. Saya ceritakan bagaimana selama ini saya terlibat dalam berbagai kegiatan pelatihan TIK untuk guru, serta bagaimana platform Belajar.id telah membuka banyak peluang bagi para pendidik di seluruh Indonesia untuk terhubung dan berkembang secara digital.

Dalam pembicaraan ini, saya juga menjelaskan tentang betapa pentingnya penguasaan teknologi bagi para pendidik, khususnya di era Merdeka Belajar ini. Kami mendiskusikan berbagai program yang bisa dikembangkan bersama, seperti pelatihan literasi digital, pemanfaatan aplikasi pembelajaran berbasis AI, hingga pembuatan media interaktif yang dapat mempermudah penyampaian materi di kelas.

Tak hanya berhenti di situ, saya juga menyampaikan tentang bagaimana pengembangan kompetensi PTK bisa disinergikan dengan penggunaan berbagai platform digital yang ada. Salah satunya adalah memanfaatkan akun Belajar.id secara lebih optimal dalam aktivitas sehari-hari, baik untuk mengelola materi pembelajaran, mendukung administrasi sekolah, hingga memperkuat komunitas belajar di kalangan guru.

Pertemuan ini tidak hanya sekadar membahas program-program jangka pendek, tapi juga membuka jalan untuk kolaborasi jangka panjang. Saya mengungkapkan harapan besar saya untuk bisa lebih aktif berkontribusi di Kabupaten Sleman, khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi PTK. Ibu Tuarini pun menegaskan bahwa pihak Dinas Pendidikan sangat terbuka terhadap berbagai ide dan inisiatif yang berfokus pada peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan.

Saya juga sempat berbagi pengalaman tentang bagaimana kegiatan pelatihan TIK yang pernah saya fasilitasi di berbagai sekolah memberikan dampak positif terhadap cara guru mengajar dan menyampaikan materi. Pengalaman-pengalaman ini menjadi dasar bagi saya untuk yakin bahwa kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Sleman bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi di masa depan.

Di akhir pertemuan, kami sepakat bahwa langkah pertama adalah melakukan kajian kebutuhan di tingkat sekolah-sekolah di Sleman, terutama terkait dengan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dan administrasi. Setelah itu, kami akan merancang program pelatihan yang lebih spesifik dan terfokus pada pemberdayaan guru dalam menggunakan teknologi secara efektif.

Tidak lupa, Ibu Tuarini juga memberikan beberapa masukan penting tentang bagaimana pendekatan yang tepat untuk menjangkau guru-guru di daerah-daerah yang mungkin masih minim akses teknologi. Ini menjadi tantangan tersendiri yang sangat saya antisipasi, karena misi saya tidak hanya soal memperkenalkan teknologi, tapi juga memastikan bahwa setiap guru bisa merasakan manfaatnya.

Menghadap Ibu Dra. Tuarini, M.Pd. hari ini memberi saya banyak sekali inspirasi dan energi baru untuk terus bergerak maju. Saya percaya, kolaborasi ini bisa menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Dengan semangat kolaborasi ini, saya berharap bisa terus berkontribusi secara nyata dalam pengembangan kompetensi PTK, dan tentunya, mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif, inovatif, dan berdaya guna di Kabupaten Sleman.

Salam AkrobaTIK!

“Setiap pergantian hari adalah kesempatan untuk belajar sesuatu yang baru. Mari terus belajar, saling menginspirasi, dan tumbuh bersama.”

Contact Details

Afandi Nurhidayat © 2024